Comparison of Burn Wound Histopathology Imaging between Epidermal Growth Factor Spray and Silver Sulfadiazine Application: An Invivo Study

Authors

  • Muhammad Ihsan Subspecialized Residency Training, Department of Surgery, Faculty of Medicine, Universitas Andalas / Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia
  • Rizki Rahmadian Department of Surgery, Faculty of Medicine, Universitas Andalas / Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia
  • Benni Raymond Department of Surgery, Faculty of Medicine, Universitas Andalas / Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37275/bsm.v6i5.509

Keywords:

Burn Injury, Silver Sulfadiazine, Epidermal Growth Factor, Burn Wound, Invivo Study

Abstract

Background. Luka bakar adalah luka pada kulit atau jaringan organikĀ  lain yang dapat disebabkan oleh panas, radiasi, listrik, dan kontak dengan bahan-bahan kimia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan gambaran histopatologi luka bakar derajat 2 dengan pemberian epidermal growth factor (EGF) spray dengan silver sulfadiazine (SSD) pada hewan coba.

Methods. Desain penelitian ialah studi eksperimental dengan pendekatan post test only with control grup design. Sebanyak 27 ekor healthy male Wistar rats digunakan dalam studi ini (berat 200-300 gram; usia 8 minggu). Hewan coba dikelompokkan menjadi 3 kelompok yakni kelompok control (K), kelompok perlakuan EGF spray (EGF) dan kelompok perlakuan silver sulfadiazine 1% (SSD). Pemeriksaan histopatologi luka dilakukan dengan pewarnaan hematoxylin-eosin. penilaian histopatologi dengan kriteria Burkitt.

Results. Rata-rata pengukuran ketebalan epidermis permukaan luka bakar pada kelompok perlakuan baik SSD maupun EGF memperlihatkan epidermis yang lebih tebal dibandingkan kelompok kontrol. kepadatan leukosit pada jaringan granulasi kelompok perlakuan SSD maupun EGF lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol, yaitu 107,0 dan 85.

Conclusion. Pemberian EGF spray menunjukkan gambaran histopatologi yang lebih baikĀ  dibandingkan kelompok kontrol dan kelompok SSD pada luka bakar derajat 2, terutama pada proses regeneratif sel, penekanan inflamasi, dan perbaikan epitelial.

Authors

  • Muhammad Ihsan1
  • Rizki Rahmadian2*
  • Benni Raymond2
  1. 1Subspecialized Residency Training, Department of Surgery, Faculty of Medicine, Universitas Andalas / Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia
  2. 2Department of Surgery, Faculty of Medicine, Universitas Andalas / Dr. M. Djamil General Hospital, Padang, Indonesia

Corresponding author Rizki Rahmadian — rizki_md@yahoo.com

Article history

  1. Submitted
  2. Accepted
  3. Published

Downloads

Published

2022-03-16

Article metrics

871Abstract views
1,375PDF downloads

How to Cite

1.
Muhammad Ihsan, Rahmadian R, Benni Raymond. Comparison of Burn Wound Histopathology Imaging between Epidermal Growth Factor Spray and Silver Sulfadiazine Application: An Invivo Study. Bioscmed [Internet]. 2022 Mar. 16 [cited 2026 Aug. 2];6(5):1749-56. Available from: https://bioscmed.com/index.php/bsm/article/view/509

Most read articles by the same author(s)